Selasa, 08 Maret 2011

ELEGY PENDOSA

Terbujur kaku raganya
Kala jiwa tak lagi sertai dirinya
Lalu menjerit tanpa suara
Bisu tuli menatap buta

Ratapan iba kan hampiri
Setiap isi batin kan haru iba
Tersentak harap yang dulu kembali
Namun masa tiba saatnya

Bersimbah peluh menghadap-Nya
Ketegangan kan warnai setiap tarikan nafasnya

Innalillahi wa inna ilaihi rojiun

“bertanyalah padaku” katanya
Tentang jiwa yang merah menyala
“Lalu aku kan disambut puluhan nyawa sesal, di pintu neraka aku menyesal ingin pulang”

            Makassar, 22 Agustus 2002

DALAM DIAM AKU MENCINTAIMU

Ssssstttttttttt!!!!!!!!
Sssssstttttttt!!!!!!!!
                        Ssssssstttttttttt!!!!!

                                                                                    Takalar, akhir Desember 2002

ISTANA SANDAL JEPIT

 Kami di sini bermimpi lesuh dan lemah
Bertemankan semut dan cicak bukan jerapah
Diiringi oleh indahnya suara nyamuk panuan
Dijaga sekompi serangga cacingan

Istana sandal jepit
Di dalamnya ada taman gawat darurat
Penghuninya sekarat
Tapi kami bukan orang keparat

CAT PUTIH AGUSTUS

 Kepala badanmu menyuruh tanganku
Tuk cat putih kukuku
Namun sadarkah kita????
Apa itu putih????

                                                                                    Bantimurung, 5 Agustus 2000

LANGIT BIRU

Antrian panjang

Menanti kue jabatan
Mengucur deras keringat jutaan
Mulut lebar berkelakar
Ingin ciptakan hidup hijau
Mereka berkata : “ biru dan hijau hidup yang akan kuciptakan ”
Tapi begitu dapat kue…….
Mana itu dulu yang akan kau ciptakan?????!!!!
Langit biru, akankah tercipta?

Surabaya, 11 Juli 2000